Cara memadukan warna hijab

Cara memadukan warna hijab

Hati-hati untuk ukhty yang jadi perhatian banyak mata karena penampilan yang terlihat memaksakan, misalnya antara warna hijab dan pakaian yang tidak matching tabrak warna/motif. Hmm, biar enggak saltum, ini metode cara memadukan warna hijab dan pakaian yang bisa ukhty-ukhty pelajari..

Hai ukhty pernah merasakan moment dimana sudah bolak-balik mencocokan warna hijab tetap saja masih keliatan nya engga match atau masih terlihat kurang ? yang salah bukan stock hijabnya, tetapi metode yang ukhty pakai untuk mencocokan hijab mungkin masih belum benar, berikut metode agar memadukan  warna hijab terlihat cocok dan sesuai..

Metode pertama pelajari tentang lingkaran warna.

Lingkaran warna adalah diagram warna yang menyediakan ilustrasi berguna tentang warna-warna apa yang cocok dan warna-warna apa yang tidak cocok bila dipadukan. lingkaran warna pertama dikembangkan oleh Sir Isaac Newton pada tahun 1666, dan variasi rancangannya telah digunakan sebagai dasar teori warna tradisional sejak itu. Lingkaran warna terbagi dalam bagian-bagian berikut:

  • Warna primer: merah, biru dan kuning. Ini adalah warna-warna yang tidak bisa dihasilkan dengan menggunakan warna-warna lain.
  • Warna sekunder: hijau, jingga dan ungu. Warna-warna ini dibuat dengan mencampurkan warna primer dengan kombinasi berbeda.
  • Warna sekunder dan tersier: kuning-jingga, merah-jingga, merah-ungu, biru-ungu, biru-hijau, dan kuning-hijau. Warna-warna ini dihasilkan dengan mencampur satu warna primer dengan satu warna sekunder.

 

 

 

Metode kedua padukan warna-warna komplementer.

Lihat lingkaran warna dan pilih warna apa pun, kemudian gerakkan jari ukhty ke warna yang berseberangan. Warna yang berseberangan dalam roda adalah warna-warna komplementer. Ketika ukhty menempatkan warna-warna itu berdekatan, keduanya akan saling membantu untuk menonjol dan kombinasi itu terlihat menarik.

  • Kombinasi komplementer yang populer antara lain biru dan jingga, ungu dan kuning, juga hijau dan merah muda.
  • Ketika ukhty memilih dua warna dari titik acak pada roda, warna-warna tersebut mungkin bertabrakan alih-alih serasi (meskipun batasannya kadang sulit ditemukan). Warna-warna komplementer dari kecerahan dan nuansa yang sama selalu serasi.

 

 

 

 

Metode ketiga padukan warna analog.

Ini adalah warna-warna yang berdekatan satu sama lain pada lingkaran warna, seperti biru dan nila. Menggunakan nuansa warna berbeda dalam satu famili menciptakan tampilan bernuansa yang mempunyai efek cantik dan menyenangkan. Sebagai contoh, gamis warna denim dengan hijab biru terang dan syal nila akan serasi.

  • Pilih warna favorit dan padukan dengan warna di sebelah kiri atau kanannya. Merah cocok dengan merah muda, kuning dengan jingga, dan sebagainya. Semua gradasi dalam famili yang sama akan serasi.
  • Ketika suatu warna atau corak memiliki warna yg berdekatan maka akan terlihat serasi , seperti gambar disamping. corak warna gamis dan warna utama gamis terlihat sesuai
  • Batasi diri ukhty pada satu famili warna; memilih warna di luar famili tersebut akan menciptakan efek pelangi.

 

Metode keempat pelajari tentang warna hangat dan dingin .

Warna-warna hangat seperti kuning, jingga, dan merah ada pada satu sisi roda warna, dan warna-warna dingin seperti biru, hijau, ungu ada pada sisi lainnya. Semua warna bisa memiliki elemen hangat atau dingin tergantung pada campurannya.

  • Contohnya, jika ukhty mencampur warna ungu dengan merah, ukhty akan mendapatkan warna ungu kemerahan yang hangat. Jika ukhty mencampur warna ungu dengan biru, ,maka akan mendapatkan ungu violet yang menenangkan. Saat mencocokkan warna, temperatur adalah hal yang berpengaruh.
  • Mencampur warna-warna hangat dan dingin pada tampilan yang sama menghasilkan efek yang menyenangkan dan ceria atau menenangkan, tergantung pada cara ukhty memandangnya.

 

 

 

Metode kelima pertimbangkan warna2 tanah dan netral .

Warna-warna tanah tidak bisa ditemukan di lingkaran warna. Termasuk universal, antara lain cokelat, krim, putih, abu-abu, dan slate (biru keabuan), yang tergolong dalam kategori ini

  • Warna-warna di atas adalah warna alami yang netral dan cocok dengan kebanyakan warna lainnya., dan merupakan pengingat akan elemen alam seperti pasir, tanah, dan batu. Akan tetapi, kelompok warna ini juga mengandung warna-warna seperti putih pucat.
  • Hitam, putih, dan tan atau khaki sering dianggap sebagai warna-warna yang netral dalam dunia mode. Warna-warna ini biasanya cocok dengan warna apa pun. Contohnya adalah gamis hitam denganhijab merah muda terang.

 

 

 

  • Pada dunia mode, denim biru biasanya dianggap netral. Gamis dengan warna jin biru akan cocok dengan jilbab berwarna apa pun. seperti gambar ini

 

  • Warna-warna netral tidak membosankan! Orang-orang terkadang salah menganggap warna-warna netral atau warna tanah sebagai warna yang membosankan dan mati. Kekuatan warna-warna netral adalah bisa digunakan bersama dengan baik dalam kelompok serta cocok dengan warna-warna primer sekunder. Seperti warna gamis gamis dibawah ini

Close Menu
>